Tips Penanganan Daging Qurban yang Higienis. Bagi anda yang bertugas sebagai Panitia atau Petugas pelaksanaan pemotongan hewan qurban pada Hari Raya Idul Adha, ada beberapa Tips agar penanganan hewan yang disembelih menghasilkan daging yang higienis dan terbebas dari penyakit.
![]() |
| Potongan daging qurban |
Berikut ini Tips nya:
- Petugas yang menangani daging harus senantiasa menjaga kebersihan tangan, tempat dan pakaian. Cuci tangan dengan sabun antiseptik jika diperlukan.
- Cuci tangan dengan air bersih sebelum menangani daging, setelah keluar dari kamar mandi atau toilet, jika tangan terkena atau memegang kotoran atau bahan-bahan yang kotor.
- Daging harus selalu terpisah dari jeroan (jangan disatukan dan bercampur dalam dalam satu tempat). Tempat penyimpanan, penanganan, dan pemotongan daging atau jeroan harus terpisah, karena jeroan lebih banyak mengandung kuman dibandingkan dengan daging.
- Daging dan jeroan yang akan ditangani harus selalu dicegah terhadap pencemaran dari tangan, air, peralatan (pisau, talenan, meja, wadah) yang kotor, lalat atau serangga lainnya yang bisa membawa kuman.

Daging qurban yang siap distribusi - Potongan daging yang akan dibagikan, hendaknya dimasukkan dalam kantong atau wadah yang bersih dan tidak dicampur dengan jeroan.
- Usahakan daging dan jeroan tidak dibiarkan tersimpan pada suhu ruang atau kamar lebih dari 4 jam. Sebaiknya simpan dalam freezer.
"Dan
makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizqikan
kepadamu, dan bertaqwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya" (QS.
Al-Maidah: 88)
